Rabu, 23 Juni 2010

MARIA EVA : LUNA MAYA BUKAN PEREMPUAN PINTAR !

Gambar

Ariel, Luna (Adhie Ichsan/detikhot)
Jakarta Pedangdut Maria Eva yang video mesumnya pernah beredar di publik buka mulut soal kasus Ariel. Menurutnya Luna Maya bukanlah perempuan pintar.

Komentar Maria terlontar lantaran banyak orang membandingkan video mesumnya dengan Yahya Zaini, serupa dengan kasus yang Ariel-Luna. Menurut Maria videonya dengan Yahya tidak sama dengan Ariel-Luna.

"Aku tidak melakukan hubungan suami istri dan aku hanya telanjang. Itukan kelihatan lucu ya. Ya aku sih menganggapnya sebagai lucu-lucuan saja. Kalau begitu Luna bukan perempuan pintar," ujar Maria ketika berbincang dengan detikhot, Rabu (23/6/2010) malam.

Beredarnya video mesum dianggap Maria sebagai risiko pekerjaan. Beruntungnya, kala video Maria merebak, belum ada Undang-undang Pornografi yang bisa menjeratnya.

"Dan aku juga tidak melakukan zina. Aku juga tidak detil (adegan porno) seperti mereka kan detil," tutur Maria.

Kamis, 10 Juni 2010

Susahnya Bikin Skripsi :((


Bagi pemula, membuat tulisan formal yang bernuansa akademis susahnya minta ampun. Bagaimana memulai sebuah tulisan membuat kepala menjadi pening. Akhirnya menyerah dan tulisanpun tinggal kenangan. Sangat susah memang. Sebenarnya menulis bukanlah masalah besar bagi mereka yang terbiasa membaca. Karena dengan banyak membaca paling tidak kalimat yang ada di buku serta gaya bahasa di buku tersebut akan terkristalisasi di dalam benak pembacanya.
Apabila dicermati sebenarnya untuk memulai menulis sebuah tulisan formal bisa diawali dengan menulis apapun yang ada di dalam benak kita. Tuangkan hal apapun dalam sebuah kertas yang penting ide kita tersampaikan. Jangan takut untuk memulai sebuah tulisan. Baik dan benar itu masalah nanti.
Practice make perfect kira - kira begitulah sebuah pepatah mengatakan. Mencoba terus menerus tanpa henti.

Logika berfikir di dalam menulis skripsi
Apabila kita sudah terbiasa menulis, langkah berikutnya adalah mencoba untuk menelaah lebih rinci lagi apa yang kita tulis. Apabila dikaitkan dengan apa yang akan kita tulis di dalam sebuah skripsi maka perbanyak membaca buku referensi. Karena menulis skripsi harus berpijak pada teori dan fakta serta data. Memang menyalin itu mudah (apabila kita mau menjadi seorang plagiator), akan tetapi esensinya bukan di situ.
Menjabarkan antara teori (formal logik) dengan data lapangan (informal praktis) merupakan suatu keharusan. Artinya membandingkan teori yang ada dengan kondisi sebenarnya harus di analisis.
Urutan urutan di dalam sebuah skripsi agar saling menyambung antara bab per bab adalah:
1. BAB I pola penulisannya deduktif. Artinya kita menceritakan dari hal - hal umum ke khusus mengenai apa yang akan kita bahas. Pembahasan di batasi di dalam identifikasi masalah. Tentu saja di dalam BAB I ini ditemu kenali permasalahan yang urgent untuk di tulis. Permasalahan terjadi manakala kondisi ideal (teoritis) tidak sesuai dengan kondisi aktual.

BAB II berisi mengenai teori2 yang ada kaitanya dengan identifikasi masalah di BAB I. Hilangkan pandangan mengenai "yang penting tebel skripsinya" sampai - sampai teori yang tidak ada hubungannya dengan skripsi ditulis banyak-banyak.

BAB III berisi mengenai obyek yang diteliti dan metodologi penelitiannya. Perlu diingat bahwa di dalam metodologi penelitian segala jenis alat statistik harus dijelaskan.

BAB IV berisi pembahasan yang disesuaikan dengan identifikasi masalah di BAB I. Artinya apabila di identifikasi masalah terdapat 3 bahasan, maka di BAB IV inipun berisi 3 bahasan.

BAB V berisi mengenai simpulan dan saran. Perlu diingat bahwa hal yang disimpulkan adalah semua yang berkaitan dengan identifikasi masalah. Artinya apa yang telah di bahas di BAB IV tinggal di ambil kesimpulannya. begitu juga dengan saran. Saran yang diberikan harus bersifat operasional teknis. Seperti di dalam berpromosi misalkan. Sebutkan promosi harus berapa kali dalam seminggu sebulan atau satu tahun. Kalimatnya seperti; "Promosi di koran harus digencarkan seminggu tiga kali" tidak lagi memakai kalimat "promosi harus digencarkan". Dan seterusnya....

Ingat bahwa gaya bahasa di dala skripsi harus formal. termasuk di dalam memberikan kalimat di Kata pengantar. Tidak lagi memberikan ucapan yang menggunakan bahasa tidak formal seperti
4. to my beloved girlfriend....... thanks atas perhatiannya
5. Thanks bro
6. dll
hilangkan kalimat seperti itu, karena kondisinya formal.

Setelah membaca tulisan ini siapkah Anda untuk menulis skripsi??? Jangan ditunda sampai orang lain selesai. Justru ketika orang lain menulis kitapun dapat menjadi partner bagi mereka. Bersiaplah.....!!!!!

Rabu, 09 Juni 2010

Konfirmasi Tentang Miyabi-Miyabi-an

Konfirmasi Tentang Miyabi-Miyabi-an Ini


Sebuah konfirmasi:

Sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin tahu tentang rencana penggarapan film “Menculik Miyabi”, sebuah film oleh Maxima Pictures. Dari awal pembentukan ide ini, gue didaulat sebagai penulis naskah (scriptwriter) dan pemeran utama untuk film tersebut. Gue rasa ini akan menjadi film yang cerdas, lucu, dan komedik tanpa harus ada unsur porno sedikit pun. Tadinya gue berpikir seperti itu.

Namun, pada perkembangannya, banyak kontroversi yang ada di dalam masyarakat. Banyak yang menolak, banyak yang menentang, terutama dari FPI dan MUI. Gue pribadi, sebagai penulis naskah yang merasa karya gue tidak akan jorok dan porno (gue sendiri gak suka komedi seks yang ada marak di bioskop Indonesia), gue maju dengan idealisme gue untuk membuat film komedi dengan Miyabi tanpa harus porno-pornoan.

Perkembangannya pun pesat. Membaca komentar orang-orang, terutama dari orangtua gue, keluarga, dan bahkan dari beberapa situs yang menentang seperti Komisi Pencekalan Miyabi, gue jadi memikirkan ulang atas keterlibatan gue di film ini. Semua hal ini membuat gue jadi berpikir tentang pembaca gue, yang masih anak SMP, SMA, bahkan anak SD, yang mungkin saja membaca buku gue dan ingin tahu project gue selanjutnya dan malah secara “tidak sengaja” berkenalan dengan Miyabi karena gue lagi menggarap film tersebut. Tekanan tanggungjawab moral gue seperti ini kepada pembaca gue, plus tekanan sosial keluarga gue, dan kepentingan gue sendiri, membuat gue pada akhirnya memutuskan untuk mundur dari film ini, baik sebagai penulis skenario maupun pemain di dalamnya. So, there. I quit.

Kabar terakhir yang gue tahu dari Maxima, mereka masih akan menjalankan Menculik Miyabi, sutradaranya tetap mas Rako Prijanto (D’Bijis, Ungu Violet), dan penulis skenario-nya, seperti gue terakhir ketemu, adalah Raditya Mangunsong (Kamulah Satu-Satunya, Untuk Rena). Semoga menjawab pertanyaan pembaca, dan teman-teman sekalian.

Always your humble writer,

Raditya Dika

Moralitas Artis Bejat

Moralitas Artis Bejat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Harian Bangsa
Rabu, 09 Juni 2010 12:44

Jakarta-HARIAN BANGSA
Munculnya video adegan seks yang diduga melibatkan penyanyi terkenal Ariel dengan wanita yang mirip aktris cantik Luna Maya dan Cut Tari membuat pulik bertanya moralitas artis Indonesia.
Mengomentari kemiripan Ariel sebagai tokoh utama di twiter maupun facebook langsung jadi pembicaraan. Umumnya mereka mempertanyakan moralitas artis papan atas Indonesia.

Jika video itu benar, betapa bejatnya moral artis Indonesia. Lebih-lebih saat ini ada 32 video serupa yang belum dipublikasikan. Video tersebut mirip artis-artis senior yang sudah beken maupun yang baru menanjak.
Pakar telematika mengomentari hal itu menyatakan jika hal itu bisa memberikan efek jera bagi para artis dan aktris Indonesia lainnya. Dan juga bagi masyarakat Indonesia lainnya.
Pengamat Telematika, Heru Sutadi mengatakan maraknya video porno memang tidak dapat atau sulit dihilangkan, tapi paling tidak dikurangi. Video porno hadir karena ada yang membuat, ada yang mengedarkan dan ada yang menyukai atau ada yang ingin tahu.
"Kita semua harus mendukung upaya tidak membuat atau memproduksi hal-hal yang terkait dengan pornografi, menyebarkan, dan membuat bisa diaksesnya satu situs untuk dilihat orang terkait dengan hal-hal pornografi," ujar Heru, Selasa (8/6).
"Masyarakat harus sadar dengan perkembangan digitalisasi, hal-hal yang dianggap privasi kemudian diabadikan, bisa saja kemudian hal itu secara cepat menyebar dampak yang sangat besar bagi kehidupan, jadi janganlah mengabadikan tanpa busana di depan kamera, termasuk untuk anak-anak," kata Heru.
Selain itu, Heru menambahkan, bila pengguna internet dikirimi file-file pornografi sebaiknya jangan terlalu mudah menyebarkan pada orang lain. Sebab dalam UU nomor 44 tahun 2008 tentang pronografi dan UU ITE ada sanksi juga bagi penyebar konten pornografi. Untuk pembuat, pemroduksi, penyebar dalam UU 44 tahun 2008di pasal 29 sanksi yang akan diberikan cukup jelas dan berat. Begitu juga dengan UU ITE di mana pelanggaran pasal 27 ayat 1 akan dikenai sanksi di pasal 45 dengan ancaman enam tahun penjara dan atau Rp1 miliar.
"Video-video yang diduga melibatkan Ariel bisa menjadi semacam 'lampu kuning' bagi para aktris untuk melangkah di kemudian hari," kata Heru.
Maraknya video porno yang beredar di internet membuat masyarakat resah sekaligus prihatin. Pasalnya, pelaku yang terlibat dalam adegan mesum tersebut jutru banyak dari kalangan remaja.
Realita tersebut menggugah sekelompok masyarakat untuk mengkampanyekan gerakan penyadaran untuk tidak memperbesar angka fenomena bugil di depan kamera. Kampanye penyadaran tersebut dinamai Gerakan Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK) yang didirikan pada 29 Mei 2007.
Menurut Koordinator JBDK Peri Umar Farouk, saat launching gerakan ini pihaknya berhasil mengumpulkan 500 lebih video porno. "Sampai tahun 2009 sudah ada 800 lebih video porno," ungkapnya, Selasa (8/7).
Peri memberi cacatan 800 video tersebut khusus dari kalangan masyarakat umum terutama para remaja dan diambil dari kamera ponsel dan bukan dari dunia prostitusi. "Dan di luar video yang diambil dari handycame, ini untuk kemuduhan analisa terhadap fenomena remaja, internet dan pornografi," jelasnya.
Peri menjelaskan, umumnya video tersebut tersebar ke dunia maya ada jarak satu tahun dari proses pembuatannya. "Biasanya mereka putus pacaran, lalu munculah adegan hot tersebut," imbuhnya.
Maraknya video mesum ini juga tidak terlepas dari perkembangan sarana teknologi informasi dan komunikasi yakni, kamera ponsel yang dapat terhubung dengan internet. Selain itu, ada persepsi dari para remaja saat itu jika adagan seks di luar nikah ini adalah sangat privat yang mereka lakukan. Namun mereka tidak berpikir dokumentasi tersebut dapat berpindah tangan dan menyebar di internet.
"Kalau yang langsung muncul modusnya karena ponsel, laptop, atau flashdisk hilang. Ada juga yang iseng merekam diam-diam saat temannya beradegan syur lalu disebarkan," imbuhnya.
Lebih lanjut Peri memaparkan, dari pengamatannya fenomena bugil di depan kamera ini sudah sangat memprihantinkan. Remaja sekarang ini sudah tahu pornografi itu berbahaya dan dilarang, tetapi mereka juga malah melakukannya dengan sangat berani.
"Misalnya video anak SMA di Menado yang masih mengenakan seragam dan dintonton rame-rame temannya. Dari video itu tertangkap pembicaraan yang mana setelah adegan tersebut direkam pelakunya bakal populer dan terancam hukuman. Tapi pelakunya justru terkesan cuek aja," jelas Peri.
Dari kajian JBDK menemukan beberapa kecenderungan perilaku masyarakat Indonesia di internet serta berkenaan dengan teknologi informasi. Hal ini setidaknya mencerminkan betapa seriusnya gejala pornografi di Indonesia.
Koordinator JBDK Peri Umar Farouk mengungkapkan survei awal yang dilakukannya pada pertengahan tahun 2007 berhasil mengumpulkan 500 lebih mini video porno Indonesia. Pada 2008 jumlahnya naik sebesar 20 persen sedangkan pada 2009 diperkirakan ada lebih dari 800 mini video porno ABG lokal.
Bahkan tahun ini diperkirakan lebih banyak lagi, karena kecenderungan produksi video dan foto-foto mesum dalam setiap bulan meningkat dua kali lipat. "Penyebarannya pun semakin terang-terangan dengan terbitnya beberapa situs koleksi khusus mini video porno Indonesia, yang bisa diunduh setiap orang hanya dengan membayar access-fee tidak lebih dari Rp350.000," ungkapnya.
Dia memaparkan, peringkat akses Indonesia dengan kata kunci sex, xxx, serta porno, dan kata kunci beberapa idola sex dunia, menurut tool statistik google.com yang dikenal sebagai googletrends, meningkat terus setiap tahunnya. Dengan kata kunci ‘sex’, Indonesia menduduki peringkat ke-5 sedunia di tahun 2006. Tahun 2007 meningkat ke peringkat 4. Dan terakhir, tahun 2008 bertengger di nomor 3.
Dengan kata kunci ‘Pamela Anderson’, bintang porno Hollywood, Indonesia menclok di peringkat 1 dunia. Bahkan dengan kata kunci idola sex Jepang, ‘Maria Ozawa’ alias ‘Miyabi’, 4 tahun berturut-turut sampai tahun ini, Indonesia memegang rekor bertahan sebagai juara 1.
Menurut Peri, yang memprihatinkan lagi bila dilihat lebih lanjut, berdasarkan data google.com tersebut, daerah-daerah pengaksesnya adalah kota-kota di mana konsentrasi pelajar dan mahasiswa berada. Di peringkat pertama akan terlihat kota Yogyakarta, Semarang, kemudian diikuti Palembang, Jakarta, Bandung, dan lain-lain.
Lebih lanjut dipaparkan, di samping menggambarkan adanya perilaku serta pergaulan pelajar dan mahasiswa yang problematik, serta pola pengasuhan dan pendidikan yang kurang menanamkan wawasan dan tanggung jawab, hal ini dapat diterjemahkan pula sebagai salah tujuan yang bersifat ekonomi.
Menurut Peri, akses berkonotasi porno, atau sekurang-kurangnya berkonotasi seksual menghabiskan akses-akses publik yang bersifat murah atau bersubsidi, bahkan gratis yang seharusnya dipakai untuk akses yang lebih bermanfaat, seperti: hotspot di berbagai tempat publik, tempat perbelanjaan, tempat jajan, hotel, alun-alun, sekolah, perguruan tinggi, perpustakaan, dan lain-lain.
Misalnya, angka akses yang tertera di youtube.com, situs populer penyedia video di internet. Untuk mini video skandal anggota DPR dengan penyanyi dangdut YZ-ME. Dalam sebulan akses di tahun 2006, mencapai 1,96 juta, sehingga dengan perhitungan disederhanakan dengan biaya akses Rp1.000, total menghasilkan angka Rp1,96 miliar.
"Angka yang bisa mencapai ratusan kali lipat bila mengalikannya dengan biaya semua kecenderungan pornografis masyarakat Indonesia di internet selama ini," papar Peri.